Loading...
Susan210222



Ragam Obat Stroke di Apotik

Anda dapat memperoleh obat stroke di apotik sesuai dengan resep dokter. Biasanya ditujukan bagi pasien pengidap stroke iskemik. Obat-obatan tersebut dapat berupa obat pengencer darah. Simak rekomendasi obat stroke yang diperoleh dari apotik berikut ini. Check this out!


1. Obat Antiplatelet

Obat antiplatelet adalah obat stroke ampuh bagi penderita stroke ringan. Umumnya diberikan saat seseorang mengalami serangan stroke iskemik. Dikenal efektif dalam pencegahan terbentuknya gumpalan darah baru. Ragam obat-obatan antiplatelet dari apotik antara lain :


-aspirin, 

-clopidogrel (Plavix), 

-aspirin-dipyridamole (Aggrenox),

-prasugrel (Effient).


Semua obat antiplatelet diberikan berdasarkan riwayat kesehatan pasien. Tujuannya agar tidak menimbulkan komplikasi dengan penyakit lain.


2. Obat Antikoagulan

Obat antikoagulan dianggap efektif  dalam penyembuhan stroke iskemik. Misalnya rivaroxaban (Xarelto), warfarin (Coumadin), dan apixaban (Eliquis). Kinerja obat antikoagulan mendorong melarutkan gumpalan darah sekaligus mencegahnya menjadi lebih besar.


Antikoagulan juga disebut dengan obat pengencer darah. Dokter akan memberikan antikoagulan bagi pasien yang memiliki riwayat penyakit jantung, katup jantung buatan, dan irama jantung tak teratur. Khusus obat antikoagulan warfarin dibutuhkan pengecekan darah terlebih dahulu dan dilakukan pemantauan ketat. 


3. Statin

Obat statin contohnya yakni Atorvastatin, Pravastatin, Fluvastatin, Lovastatin, Simvastatin, dan Rosuvastatin. Stantin diberikan khusus untuk pengidap stroke dengan tingkat kolesterol tinggi. Sebab, sudah banyak orang terkena stroke akibat kolesterol tinggi yang menghambat peredaran darah pada pembuluh arteri.


4. Heparin

Heparin adalah obat stroke yang bekerja tidak untuk menghancurkan darah. Tetapi kinerjanya mendorong protein anti-pembekuan darah guna melancarkan aliran darah. Apabila pasien stroke juga memiliki penyakit hati, jantung, dan ginjal maka akan terus dikontrol oleh dokter.


Heparin tidak akan diberikan kepada seseorang yang memiliki gangguan organ. Pasalnya dapat menimbulkan efek samping berupa menggigil, perubahan warna kulit, demam, perdarahan, iritasi, dan mati rasa tiba-tiba.


5. Obat Trombolitik

Obat trombolitik contohnya recombinant tissue plasminogen activator (rTPA). Metode pemberiannya tidak diminum tetapi melalui prosedur injeksi pada infus. Kinerja rTPA untuk mengencerkan darah beku supaya tidak menyumbat peredaran darah menuju otak. Biasanya trombolitik diberikan selama 5 jam setelah pasien diserang stroke. 


Server IP: 50.18.238.17