Loading...
Susan210125



5 Tarian Asli Bengkulu, Ada yang Mistis

source: potraitbengkulu

Indonesia memang kaya akan keragaman budaya. Tiap daerah memiliki keunikan budaya yang berbeda. Tak terkecuali provinsi yang lokasinya berada di Barat Daya Sumatera ini. Iya, benar sekali. Bengkulu namanya. Dilansir dari berita Bengkulu terkini, Bengkulu, layaknya Provinsi lainnya di Indonesia, mempunyai warisan budaya yang masih eksis hingga sekarang. Sebut saja Kain Besurek, semacam batik khas Bengkulu yang bermotifkan kaligrafi Arab. Kemudian ada juga Tabot, sebuah festival budaya untuk memperingati Asyura tiap tahunnya. Akan tetapi, bukan Tabot atau Kain Besurek yang akan kami ulas kali ini, melainkan tarian tradisional yang hanya ada di Bengkulu. 


Tari Kejei

Tari yang satu merupakan bagian dari upacara adat khas Bengkulu yang dinamakan Upacara Kejei. Upacara ini tak lain adalah upacara pernikahan di Daerah Rejang Lebong, Bengkulu. Tarian ini menghadirka sejumlah penari yang terdiri dari penari putera dan puteri. Para penarini menari secara berpasang-pasangan. Para penari ini berjumlah ganjil dan berasal dari suku yang berbeda.


Dalam upacara pernikahan ini, bukan hanya penari yang dengan gemulai menggerakan tubuhnya, melainkan mempelai wanita dan pria juga turut menari. Ketika kedua mempelai ikut serta menari, tandanya keduanya telah siap melepaskan masa lajang.


Tari Kejei juga diyakini sebagai tarian yang sakral. Ada banyak nilai mistik saat tarian ini dibawakan. Hal ini dibuktikan dengan adanya banyak aturan yang bersifat mengikat. Sebut saja salah satu syaratnya adalah para penari puteri harus masih gadis alias masih perawan. 

Kemudian soal jumlah penari yang ganjil, hal ini dimaksudkan agar nanti arwah nenek moyang yang akan melengkapinya.


Tari Sekapur Sirih

Tari Sekapur Sirih ini adalah tarian sambutan yang secara khusus ditujukan kepada tamu istimewa. Biasanya Tari Sekapur Sirih ini juga kerap dibawakan saat acara pernikahan. Para tamu yang hadir nantinya akan disambut oleh sejumlah penari yang dengan lincah membawakan tarian ini. 


Tari Sekapur Sirih ini melibatkan 5 orang penari. Adapun alat-alat musik yang mengiringinya adalah suling, redap, kulintang, dan gong. Para penari ini mengenakan pakaian adat tradisional Bengkulu lengkap dengan hiasan di kaki dan kepala.


Salah satu penarinya akan membawa sebuah lengguai sebagai simbol penyambutan tamu kehormatan. Pada masa kerajaan dulu, tarian ini sering dimainkan untuk menyambut raja dan keluarganya.


Tari Andun

Ada yang menarik dari tarian yang satu ini. Dulunya, tarian ini dibawakan sebagai sarana untuk mencari jodoh. Tarian ini juga biasanya akan selalu dimainkan usai masa panen padi. Namun seiring berjalannya waktu, tari Andun bergeser fungsi menjadi tarian untuk menyambut tamu dan acara-acara penuh suka cita seperti acara pernikahan. 


Tari Andun ini dibawakan oleh penari puteri dan putera yang masih lajang. Mereka lalu berpasangan ketika sedang membawakan tarian ini. Terkadang tarian ini hanya dibawakan oleh para penari perempuan mengingat sebelumnya tarian ini difungsikan sebagai sarana untuk mendapatkan jodoh. 


Tari Lanan Balek

Nah, tarian ini terinspirasi dari cerita rakyat dari Bengkulu. Masih ingat dengan cerita tentang seorang bidadari yang tidak bisa kembali ke khayangan karena selendangnya dicuri oleh seorang pemuda tampan? Nah, kurang lebih cerita rakyat ini sangat mirip dengan cerita rakyat Jaka Tarub. 


Saat tarian ini dimainkan, para penari seolah memainkan gerakan-gerakan yang menceritakan cerita rakyat ini. Tarian ini diakhiri dengan gerakan yang mengisyaratkan ditemukannya selendang si bidadari lalu bidadari tersebut dapat kembali ke khayangan.


Tari Ganau

Tidak banyak informasi yang dapat digali dari tarian tradisional asli Bengkulu ini. Sebuah sumber menyebutkan bahwa Tari Ganau ini melibatkan beberapa penari, laki-laki dan perempuan. Tarian ini diiringi dengan alat-alat musik tradisional seperti rebab, mandolin, kendang, dan lain sebagainya. 


Dari alat-alat musik yang mengiringi tarian ini saja kita bisa langsung mengetahui bahwa Tari Ganau ini sangat cocok dengan alunan musik melayu. 


Demikian artikel singkat mengenai 5 tarian tradisional yang kerap muncul di berbagai berita Rejang Lebong. Semoga artikel yang kami tulis ini dapat memberi wawasan baru bagi Anda para pembaca. Dan yang pasti harapannya semoga kita semakin cinta Indonesia. 

Apa Itu Permainan Poker



Mengenal Suku Ambon Lebih Dekat

Server IP: 50.18.238.17